Posts tagged ‘repository’

Tanya 190 : Mengenal Struktur Repository Ubuntu


Tanya :

Saya punya DVD Repo, apa yang harus saya lakukan untuk memanfaatkannya ?

Jawab :

Jawaban berikut mungkin bukan cara standar yang biasa dilakukan untuk menggunakan DVD Repo, tapi penulis pribadi menganjurkannya dengan beberapa alasan yang akan disampaikan di bawah.

Struktur file repository Ubuntu sangat sederhana sehingga kita bisa membuatnya sendiri di komputer kita atau di storage lain, misalnya external Hard Disk.

Baca lebih lanjut…

Tanya 163 : Download repository dari Warnet Windows ?


Tanya :

Saya newbie Om, di rumah tidak ada koneksi internet jadi untuk instalasi paket di Ubuntu saya masih mengandalkan warnet. Masalahnya warnetnya warnet Windows.

Bagaimana saya bisa tahu paket apa saja yang harus saya unduh ke komputer saya ?

Jawab :

Buka Synaptic Package Manager di Ubuntu Anda.

Baca lebih lanjut…

Tanya 109 : Memecahkan masalah “Could not get lock /var/lib/apt/lists/lock”


Tanya :

Saya menjalankan sudo apt-get update, tapi dapat pesan kesalahan “Could not get lock /var/lib/apt/lists/lock”, kenapa ya Mas ? Gimana solusinya ? Maaf saya newbie … Terima kasih Mas

Jawab :

Alasan error ini adalah ada file kunci yang mencegah manajer paket anda dari suatu akses. Manajer paket membuat file kunci ini ketika ia baru saja dimulai dan jika ia mengalami crash, ketika anda reboot, ketika power laptop anda habis dll. Sebelum proses itu selesai, file kunci ini akan tetap anda dan manajer paket akan menganggap bahwa ada manajer paket lain yang sedang berjalan.

Solusinya :

  1. Pastikan tidak ada Synaptic Package Manager atau proses apt-get lain yang sedang berjalan di komputer anda, jika ada tutup atau hentikan, lalu jalankan lagi apt-get yang anda inginkan tadi
  2. Jika point 1 benar-benar tidak ada, anda bisa jalankan perintah : sudo dpkg –configure -a, setelah itu coba jalankan lagi apt-get yang anda inginkan tadi
  3. Jika masih belum, lakukan penghapusan file kunci tadi secara manual : rm -f /var/lib/apt/lists/lock

.

NB : Solusi yang sama juga bisa digunakan jika pesan yang muncul adalah “Could not get lock /var/cache/apt/archives/lock”

Demikian semoga membantu (rezaervani@gmail.com)

Tanya 99 : Mengatasi Masalah Limit MMap repository


Tanya :

Bagaimana mengatasi masalah error di Tanya 28 : https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/03/31/tanya-28-menambahkan-repo-backtrack-di-ubuntu/

'E:Unable to increase the size of the MMap as the limit of 32454321 bytes is already reached., 
E:Dynamic MMap ran out of room. Please increase the size of 
APT::Cache-Limit. Current value: 32505856. (man 5 apt.conf),

Jawab :

Tambahkan di file /etc/apt/apt.conf.d/70debconf

Tambahkan baris :

APT::Cache-Limit "100000000";

Lalu ketikkan perintah

sudo apt-get clean

dan

sudo apt-get update --fix-missing

Demikian, semoga bermanfaat. (rezaervani@gmail.com)

Tanya 94 : Membangun repository lokal dengan debmirror


Tanya :

Bagaimana caranya download file repository yang kita butuhkan saja untuk dijadikan sumber sehingga bisa digunakan secara lokal tidak harus konek ke internet terus ?

Jawab :

Salah satu cara yang efektif adalah menggunakan debmirror

Install debmirror di Ubuntu anda dengan perintah :

sudo apt-get install debmirror

Cara penggunaan debmirror cukup gampang.

Perhatikan contoh berikut :

debmirror -a i386 \ 
--no-source \ 
-s main,restricted,multiverse,universe \ 
-h kambing.ui.ac.id \ 
-r ubuntu \ 
-d lucid,lucid-security,lucid-updates,lucid-backports,lucid-proposed \ 
--progress \ 
-e \  
http /var/www/repo \
--ignore-release-gpg

Dari perintah diatas tampak opsi seperti berikut :

  • -a : Menentukan arsitektur yang anda inginkan, pilihannya bisa i386 bisa amd64
  • – -no-source : berarti kita hanya akan mendownload file-file berekstension *.deb, sementara file *.diff, *.tar.gz dan *.dsc tidak ikut terunduh.
  • -s : bagian mana yang kita ingin unduh, pilihannya adalah main, restricted, multiverse dan universe, jika kita ingin mengunduh bagian main saja, cukup isi dengan main
  • -h : Dari mirror mana kita ingin mengunduh, misalnya : kambing.ui.ac.id atau archive.ubuntu.com
  • -r : Tiap mirror memiliki folder tempat repository ubuntu disimpan, jika kita menggunakan kambing, struktur foldernya adalah kambing.ui.ac.id/ubuntu, jadi kita isi dengan “ubuntu”
  • -d : bagian mana dari versi yang kita inginkan untuk diunduh, pilihannya juga ada empat untuk masing-masing ubuntu yang kita inginkan : <versi ubuntu kita>, <versi ubuntu kita-security>, <versi ubuntu kita-updates>, <versi ubuntu kita-backports>, <versi ubuntu kita- proposed>. Misalnya : karmic, karmic-proposed, karmic-backports dst
  • –progress : agar kita dapat melihat perkembangan pengunduhan secara real time
  • -e : protokol pengunduhan yang ingin kita gunakan, bisa http atau ftp
  • /var/www/repo : tempat penyimpanan hasil unduhan di komputer kita, bisa anda rubah sesuka anda

Terakhir, seringkali anda akan diminta untuk memasukkan keyring, untuk mengabaikan ini tambahkan opsi :

--ignore-release-gpg

di bagian akhir perintah diatas

Demikian selamat mencoba

Tanya 87 : Masalah Partial Upgrade


Tanya :

Pertama saya ingin bilang,,, mantab bgt cara anda memberikan jawaban dalam setiap pertanyaan nyus bgt. saya salut skali.

Yang kedua mas kalo boleh saya ingin bertanya karna pengguna linux baru gimana sie cara ngatasin permasalahan eror pada ubuntu 10.10 saya seperti gambar di bawah ini…

.

Jawab :

Terima kasih atas atensinya, senang bisa bermanfaat.

Masalah yang anda kemukakan berkaitan dengan repository.

Prinsipnya sederhana : Ubuntu anda membutuhkan daftar perangkat lunak “siap install” yang cocok dengan sistem anda. Dan ketika ternyata daftar itu “salah” atau “tidak sesuai dengan sistem anda”, maka muncullah peringatan bahwa ada paket yang salah dan tidak bisa diinstal. Penyebabnya ada beberapa, 2 (dua) yang utama adalah :

  1. Adanya daftar perangkat lunak dari “luar” Ubuntu yang tidak cocok
  2. Proses upgrade paket yang tidak sempurna
  3. Proses upgrade versi Ubuntu yang tidak sempurna

Baca lebih lanjut…

Tanya 83 : Mengenal Ubuntu Backports Repository


Tanya :

Apa yang dimaksud dengan bagian backports di Ubuntu repository ? Saya menemukan ada software yang sama, tetapi dalam versi yang berbeda di folder lucid dan folder lucid-backports. Kenapa ?

Terima kasih sebelumnya

Jawab :

Ubuntu merilis versi baru setiap 6 bulan. Setelah rilis, versi dari semua paket tetap tidak berubah selama 6 bulan kemudian. Misalnya, jika Ubuntu menyertakan Open Office 2.0.x, maka enam bulan kemudian paket yang ada di repository tetaplah versi 2.0.x, meskipun ada versi baru OpenOffice yang dirilis pada masa itu. Team Ubuntu bisa saja memberikan masukan perbaikan atas masalah-masalah yang terjadi di versi 2.0.x tersebut, tetapi fitur-fitur baru atau perbaikan bug tersebut belumlah langsung tersedia.

Karena itulah ada Ubuntu Backports. Kandidat untuk versi update dari sebuah paket ditempatkan disini. Team Backport memutuskan bahwa kebijakan terbaik bagi proses update adalah perpaduan antara kebijakan security Ubuntu dan penyediaan versi baru dari program-program yang ada. Artinya program-program yang ada harus dapat diupdate tanpa harus mengganti bagian utama dari seluruh sistem operasi, yang dapat berdampak pada stabilitas dari sistem yang ada.

Backport adalah suatu bagian dari repository Ubuntu resmi dan dirawat oleh pengembang Ubuntu yang kompeten. Tapi perlu dicatat bahwa software-software di Backport tidak akan menerima review atau update dari team security Ubuntu.

Jadi wajar, jika anda kemudian menemukan software yang sama di folder lucid dan lucid-backports dalam versi yang berbeda. Tapi hampir dapat dipastikan bahwa versi software bersangkutan di folder lucid-backports memiliki versi yang lebih baru.

Demikian, semoga membantu

%d blogger menyukai ini: