Posts tagged ‘Linux from Scratch’

Tutorial LFS (14) : Membangun Temporary System – Glibc-2.13


Paket Glibc berisi library-library C utama. Library ini menyediakan rutin dasar untuk alokasi memori, pencarian direktori, membuka dan menutup file, membaca dan menulis file, penanganan string, pencocokan pola, aritmetika dll.

Instalasi (Ingat Selalu : Prinsip Kerja di Tutorial 10)

Perbaiki bug yang menghalangi Glibc dari penggunaan oleh GCC-4.5.2:

patch -Np1 -i ../glibc-2.13-gcc_fix-1.patch

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (13) : Membangun Temporary System – Linux-2.6.3x API Headers


Linux API Headers menyediakan API kernel untuk digunakan oleh Glibc

Instalasi (Ingat Selalu : Prinsip Kerja di Tutorial 10)

Kernel linux perlu menyediakan suatu Application Programming Interface (API) untuk digunakan oleh library-library C yang ada pada sistem (Glibc di LFS) to use. Hal ini dilakukan dengan mensanitasi beragam file header C yang dikemas dalam tarbal kode sumber kernel Linux.

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (12) : Membangun Temporary System – GCC-4.5.2 – Tahap 1


Paket GCC berisi koleksi kompiler GNU, termasuk kompiler C dan C++

Instalasi (Ingat Selalu : Prinsip Kerja di Tutorial 10)

GCC kini membutuhkan paket GMP, MPFR dan MPC. Paket-paket ini akan kita instalasi bersamaan dengan instalasi GCC. Ekstrak paket-paket tersebut dan ganti nama direktorinya seperti dibawah ini, sehingga GCC secara otomatis mengenali mereka.

tar -jxf ../mpfr-3.0.0.tar.bz2
 mv -v mpfr-3.0.0 mpfr
 tar -jxf ../gmp-5.0.1.tar.bz2
 mv -v gmp-5.0.1 gmp
 tar -zxf ../mpc-0.8.2.tar.gz
 mv -v mpc-0.8.2 mpc

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (11) : Membangun Temporary System – Binutils-2.21 – Tahap 1


Paket Binutils berisi linker, assembler dan perangkat lain yang dibutuhkan untuk menangani file objek (Lihat Tutorial C)

Instalasi (Ingat Selalu : Prinsip Kerja di Tutorial 10)

Adalah penting untuk menjadikan Binutils sebagai paket pertama yang diinstall, karena baik Glibc maupun GCC akan menggunakan linker dan assembler yang ada agar fitur mereka dapat berfungsi.

Dokumentasi Binutils merekomendasikan untuk menginstall Binutils di luar direktori sumber, sehingga kita akan membuat direktori baru diluar direktori hasil ekstraksi kita :

mkdir -v ../binutils-build
 cd ../binutils-build

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (10) : Membangun Temporary System – Prinsip Kerja


Kita akan mulai membuat tools/perangkat sementara yang akan kita gunakan sebagai lingkungan chroot kita untuk membangun sistem operasi GNU/Linux kita nantinya.

Prinsip kerjanya sederhana.

  • Proses Instalasi dan lain-lain dilakukan sebagai pengguna “lfs”
  • Masuklah ke direktori $LFS/sources sebagai tempat semua paket yang akan kita install
  • Esktrak paket
  • Masuk ke direktori hasil ektraksi
  • Lakukan konfigurasi, kompilasi dan instalasi seperti petunjuk yang diberikan
  • Setelah selesai hapus kembali direktori hasil ektraksi tadi serta direktori terkait yang dibuat saat proses instalasi

Catatan lain yang penting

  • Instalasi akan kita arahkan ke direktori $LFS/tools, yang umumnya ditandai dengan prefix=$LFS/tools saat konfigurasi paket

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (9) : Tahap Persiapan Linux From Scratch – Mengatur Lingkungan Pengguna lfs (membuat file .bashrc)


Jenis shell lain adalah non-login shell yang tidak membaca file /etc/profile atau .bash_profile, tetapi membaca file .bashrc, jadi kita bisa membuat file .bashrc untuk pengguna “lfs”

cat > ~/.bashrc << "EOF"
 set +h
 umask 022
 LFS=/mnt/lfs
 LC_ALL=POSIX
 LFS_TGT=$(uname -m)-lfs-linux-gnu
 PATH=/tools/bin:/bin:/usr/bin
 export LFS LC_ALL LFS_TGT PATH
 EOF

Keterangan :

Baca lebih lanjut…

Tutorial LFS (8) : Tahap Persiapan Linux From Scratch – Mengatur Lingkungan Pengguna lfs (membuat file .bash_profile)


Setelah di tutorial sebelumnya kita sudah membuat pengguna baru bernama “lfs”, kini kita akan mengatur lingkungan bagi pengguna tersebut agar tercipta “clean environment” untuk keperluan pengembangan tools Linux kita nantinya.

Kita dapat melakukannya dengan membuat dua file startup yang baru untuk shell bash. Masuklah sebagai user lfs, lalu buatlah file yang pertama bernama .bash_profile dengan menjalankan baris-baris berikut :

cat > ~/.bash_profile << "EOF"
exec env -i HOME=$HOME TERM=$TERM PS1='\u:\w\$ ' /bin/bash
EOF

Baca lebih lanjut…

%d blogger menyukai ini: