Posts from the ‘Wireless’ Category

Artikel : Diagram Time Line Wireless 802.11 Security


Diagram Time Line Wireless Security

(Klik gambar untuk melihat dalam ukuran yang lebih besar)

802.11 Wireless Security Timeline - Kevin Benton

Semoga manfaat (rezaervani@gmail.com)

Iklan

Tanya 212 : Konfigurasi network interfaces untuk WPA


Tanya :

Bisa berikan contoh konfigurasi network interfaces untuk koneksi ke wireless dengan password WPA ? Plus penjelasannya

Jawab :

Contoh konfigurasi network interfaces untuk koneksi ke wirelss dengan password WPA adalah sebagai berikut :

auto wlan0
iface wlan0 inet static
address 192.168.168.40
gateway 192.168.168.230
dns-nameservers 192.168.168.230
netmask 255.255.255.0
wpa-driver wext
wpa-ssid
wpa-ap-scan 2
wpa-proto RSN
wpa-pairwise CCMP
wpa-group CCMP
wpa-key-mgmt WPA-PSK
wpa-psk [IMPORTANT: See “WPA-PSK key generation”]

Baca lebih lanjut…

Tanya 211 : WPA PSK Key Generator


Tanya :

Bagaimana mendapatkan nilai PSK dari WPA ASCII Password wireles kita ?

Jawab :

Install wpa_supplicant :

sudo apt-get install wpasupplicant

Lalu lakukan perintah seperti contoh berikut :

wpa_passphrase <essid anda> <password WPA anda>

Contoh :


network={
ssid="test"
#psk="12345678"
psk=fe727aa8b64ac9b3f54c72432da14faed933ea511ecab1 5bbc6c52e7522f709a
}

 

Tanya 12 : WEP


Tanya :

Saya ingin tahu tentang WEP yang muncul setiap kali saya ingin melakukan koneksi ke hotspot. Mohon kesediaannya berbagi ilmu ya …

Terima kasih

Jawab :

Terima kasih kembali.

Wired Equivalent Privacy (WEP) adalah algoritma security untuk jaringan wireless IEEE 802.11. Dikenalkan sebagai bagian dari standar awal 802.11 yang diratifikasi pada September 1999, tujuannya adalah untuk menyediakan data secara rahasia pada jaringan kabel tradisional. WEP dipergunakan secara luas dan seringkali menjadi pilihan keamanan pertama yang digunakan dalam perangkat konfigurasi router.

WEP dimasukkan sebagai sistem kerahasiaan dalam IEEE 802.11 yang diratifikasi pada September 1999.

WEP menggunakan stream chiper RC4 untuk sistem kerahasiaan dan checksum CRC-32 untuk sistem integritas. Sudah ditinggalkan sebagai mekanisme kerahasiaan wireless pada 2004, tetapi untuk tujuan pewarisan masih tetap didokumentasikan dalam standar yang ada saat ini.

WEP Standar 64 bit menggunakan kunci 40 bit (juga dikenal dengan istilah WEP-40) yang digabungkan dengan suatu vektor inisialisasi (IV) 24 bit untuk membentuk kunci traffic RC4. Pada saat Standar WEP dirancang, pemerintah Amerika Serikat menambahkan sistem restriksi pada teknologi kriptografi untuk membatasi ukuran kuncinya. Setelah restriksi ditanggalkan, semua produsen kemudian mengimplementasikan suatu tambahan protokol WEP 128 bit menggunakan kunci 104 bit (WEP-104)

Sebuah kunci WEP 128 bit hampir selalu dimasukkan oleh pengguna dalam bentuk 26 string karakter heksadesimal (0-9 dan A-F). Masing-masing karakter merepresentasikan empat bit kunci, 26 digit dikali 4 bit menjadi 104 bit, lalu ditambahkan 24 bit Vektor Inisialisasi menghasilkan total kunci WEP 128 bit.

Sistem WEP 256 bit tersedia dari beberapa vendor, dan sebagaimana sistem kunci 128 bit, 24 bit diperoleh dari Vektor Inisialisasi, dan sisanya 232 bit diperoleh dari 58 karakter heksadesimal (58 x 4 = 232).

Ukuran kunci tidaklah merupakan satu-satunya hal penting dalam pembatasan keamanan dalam WEP. Melakukan cracking pada suatu kunci yang lebih panjang membutuhkan intersepsi paket yang lebih banyak, tetapi ada serangan yang bersifat aktif yang mampu mestimulasi traffic yang diperlukan. Kelemahan lain WEP, yakni kemungkinan melakukan kolisi pada Vektor Inisialisasi dan altered paket, yang tidak dapat dibantu dengan kunci yang lebih panjang.

%d blogger menyukai ini: