Posts from the ‘Hard Disk’ Category

Tanya 139 : Mengenal Swap Lebih Dekat (4/5) – Berapa Besar Swap Semestinya ?



Tanya :

Mungkinkah menjalankan Linux tanpa Swap ? Dan Berapa seharusnya besar swap yang saya harus siapkan untuk Linux ?

Jawab :

Adalah mungkin untuk menjalankan sistem Linux tanpa ruang swap, dan sistem anda pun dapat berjalan tanpa masalah jika anda memiliki memori yang besar – tetapi jika anda kehabisan memori fisik, maka sistem anda akan crash, jadi tidak ada cara lain yang bisa dipilih untuk memperoleh hasil yang lebih baik, yakni membuat ruang swap, apalagi harga hard disk relatif lebih murah daripada harga memori.

Pertanyaan kuncinya adalah : berapa besar swap yang harus disediakan ?

Versi lama dari Sistem Operasi Unix-type (seperti Sun OS dan Ultrix) membutuhkan suatu ruang swap dengan besar dua atau tiga kali ukuran memori fisik. Implementasi modern (seperti pada Linux) tidak membutuhkan sebanyak itu, tetapi cara itu tetap bisa anda gunakan juga.

Baca lebih lanjut…

Tanya 137 : Mengenal Swap Lebih Dekat (2/5) – Membuat dan Mengaktifkan Partisi Swap


Klik Disini untuk Info Lebih Lanjut

Tanya :

Apa sesungguhnya swap itu ?

Jawab :

Tulisan sebelumnya : Mengenal Swap Lebih Dekat (1) bisa dibaca di : Tanya 136 : https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/05/02/tanya-136-mengenal-swap-lebih-dekat-1/

Untuk menambah partisi swap di sistem anda, pertama siapkan terlebih dahulu partisinya.Lihat :  Tanya 112 https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/04/26/tanya-112-menggunakan-fdisk-untuk-mempartisi-hard-drive/

Pastikan jikalau partisi tersebut sudah ditandai sebagai partisi swap. Lalu buat file system swap. Lihat Tanya 113 : https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/04/26/tanya-113-membuat-sebuah-sistem-file-di-partisi/

Baca lebih lanjut…

Tanya 136 : Mengenal swap lebih dekat (1/5) – Dasar Teori tentang Swap


Klik Disini untuk Info Lebih Lanjut

Tanya :

Apa sesungguhnya swap itu ?

Jawab :

Linux membagi RAM fisiknya menjadi pecahan-pecahan memori yang disebut halaman. Swapping adalah proses dimana satu halaman memori disalin ke ruang pra konfigurasi di hard disk, disebut ruang swap, untuk mengosongkan halaman memori tersebut. Gabungan ukuran memori fisik dan ruang swap adalah jumlah virtual memori yang tersedia.

Swapping penting setidaknya untuk dua alasan. Pertama, ketika sistem membutuhkan memori yang lebih banyak daripada yang tersedia secara fisik, kernel “menswap” halaman memori yang penggunaannya kecil dan memberikannya pada proses (aplikasi) yang membutuhkan memori secepatanya.

Baca lebih lanjut…

Tanya 116 : Mounting Partisi Swap


Tanya

Bagaimana cara mounting partisi swap ?

Jawab :

Untuk mounting sebuah partisi swap dapat dilakukan dengan perintah

sudo /sbin/swapon <alamatpartisiswap>

Untuk melakukan unmount bisa dilakukan dengan perintah :

sudo /sbin/swapoff <alamatpartisiswap>

Demikian, semoga membantu. (rezaervani@gmail.com)

Tanya 115 : Mounting hard disk secara manual


Tanya :

Bagaimana mounting hard disk secara manual ?

Jawab :

Secara umum mounting dilakukan dengan perintah

mount -t <tipe partisi> <partisi yang mau dimount> <target direktori tempat mounting>

Note : untuk Mengetahui Tipe Partisi Lihat Tanya 114 : https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/04/26/tanya-114-mengetahui-uuid-jenis-partisi-lewat-terminal/

Target direktori tempat mounting bisa dibuat dimana saja, umumnya di direktori /mnt atau /media, dibuat secara manual. Satu direktori hanya bisa dipakai oleh satu mounting

Contoh :

Saya ingin mounting partisi /dev/sda8 yang bertipe NTFS ke /home/rezaervani/Documents/isiharddisk, maka saya lakukan :

sudo mount -t ntfs /dev/sda8 /home/rezaervani/Documents/isiharddisk

Untuk memount tipe ext2, ext3 dan ext4 saya cukup mengganti opsi -t ntfs dengan ext2,ext3 atau ext4.

Untuk melakukan unmounting, cukup dengan perintah

umount <target direktori tempat mounting>

Dari contoh diatas saya dapat melakukan unmount dari direktori /home/rezaervani/Documents/isiharddisk dengan perintah :

umount /home/rezaervani/Documents/isiharddisk

Demikian semoga bermanfaat. (rezaervani@gmail.com)

Tanya 114 : Mengetahui UUID, jenis partisi lewat terminal


Tanya :

Bagaimana saya bisa tahu jenis partisi yang ada di hard disk saya lewat terminal ?

Jawab :

Gunakan perintah blkid

blkid

Contoh :

rezaervani@rezaervani-laptop:~$ blkid
/dev/sda1: UUID="41d44c88-a121-42ba-8d83-c2a1b1930399" TYPE="ext4" 
/dev/sda3: UUID="f03f1636-a20d-480a-bf9b-33771e0eb2b0" TYPE="swap" 
/dev/sda4: UUID="502a6c9e-187d-4f76-b582-2cdbc75f62e6" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3" 
/dev/sda5: UUID="e11a0292-3c2c-4041-b7ec-90105b660f78" TYPE="swap" 
/dev/sda6: UUID="2a6280b1-ef80-4e14-b22b-b04efbd90c5e" TYPE="swap" 
/dev/sda7: UUID="72d7e128-8bf3-4f80-b56e-fe972f2615d7" TYPE="swap" 
/dev/sda8: UUID="31444352-1b93-4b63-9ce4-6da1dc7c0a33" TYPE="ext4" 
/dev/sda9: UUID="eb2c0beb-d05e-4c2e-80fd-40b9ca86c5c9" TYPE="swap" 
/dev/sda10: UUID="3dd3214d-0d28-48c3-9df0-a24ae5e8c990" SEC_TYPE="ext2" TYPE="ext3"

Di hasilnya seperti yang ditunjukkan diatas anda bisa melihat UUID dan tipe partisi yang ada di hard disk anda.

Demikian semoga membantu. (rezaervani@gmail.com)

Tanya 113 : Membuat sebuah Sistem File di Partisi


Tanya :

Bagaimana membuat Sistem File di Partisi Hard Disk kita ?

Jawab :

Setelah partisi kosong kita buat seperti di Tanya 112 : https://tanyarezaervani.wordpress.com/2011/04/26/tanya-112-menggunakan-fdisk-untuk-mempartisi-hard-drive/   Sistem file dapat dibuat. Sistem file yang digunakan secara luas di Linux adalah file sistem extended kedua (ext2). Tapi dengan hard disk berkapasitas besar, sistem journaling file menjadi semakin populer. Sistem file extended ketiga (ext3) digunakan secara luas menggantikan ext2, dengan penambahan kemampuan journaling dan kompatibel dengan perangkat E2fsprogs.

Untuk membuat sistem file ext3, anda dapat menggunakan perintah :

mke2fs -j <alamatpartisi>

Dimana opsi -j menyatakan pembuatan sistem file journal ext3.

Untuk membuat sistem file ext4, anda dapat menggunakan perintah :

mke2fs -t ext4 <alamatpartisi>

atau

mkfs.ext4 <alamatpartisi>

Sementara untuk menginisiasi partisi swap anda dapat gunakan perintah

mkswap <alamatpartisiswap>

Demikian semoga bermanfaat. (rezaervani@gmail.com)

%d blogger menyukai ini: