Posts from the ‘File System’ Category

Tanya 140 : Mengenal Swap Lebih Dekat (5/5) – Parameter Swappiness di Kernel Linux


Tanya :

Apakah parameter swappiness di kernel itu ?

Jawab :

Kernel Linux 2.6 menambahkan parameter baru yang disebut swappiness sehingga admin bisa melakukan tweak pada swap Linux. swappiness memiliki nilai antara 0 sampai dengan 100. Intinya, semakin tinggi nilai yang diberikan semakin banyak halaman yang diswap, dan semakin rendah nilai yang diberikan maka semakin banyak aplikasi yang dibiarkan berada di memori, bahkan meskipun dalam keadaan idle.

Maintainer Kernel, Andrew Morton mengatakan, bahwa ia menjalankan desktopnya dengan swappiness bernilai 100. Ia menyatakan “Yang ingin saya tekankan adalah bahwa menurunkan kemampuan kernel untuk melakukan swap adalah hal yang salah. Anda tentu tidak ingin aplikasi yang tidak terpakai menghabiskan ratusan mega byte ruang di memori anda. Singkirkan itu ke dalam hard disk, sehingga memori fisik bisa digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat”.

Baca lebih lanjut…

Tanya 139 : Mengenal Swap Lebih Dekat (4/5) – Berapa Besar Swap Semestinya ?



Tanya :

Mungkinkah menjalankan Linux tanpa Swap ? Dan Berapa seharusnya besar swap yang saya harus siapkan untuk Linux ?

Jawab :

Adalah mungkin untuk menjalankan sistem Linux tanpa ruang swap, dan sistem anda pun dapat berjalan tanpa masalah jika anda memiliki memori yang besar – tetapi jika anda kehabisan memori fisik, maka sistem anda akan crash, jadi tidak ada cara lain yang bisa dipilih untuk memperoleh hasil yang lebih baik, yakni membuat ruang swap, apalagi harga hard disk relatif lebih murah daripada harga memori.

Pertanyaan kuncinya adalah : berapa besar swap yang harus disediakan ?

Versi lama dari Sistem Operasi Unix-type (seperti Sun OS dan Ultrix) membutuhkan suatu ruang swap dengan besar dua atau tiga kali ukuran memori fisik. Implementasi modern (seperti pada Linux) tidak membutuhkan sebanyak itu, tetapi cara itu tetap bisa anda gunakan juga.

Baca lebih lanjut…

Tanya 138 : Mengenal Swap Lebih Dekat (3/5) – Menggunakan File Swap



Tanya :

Bagaimana cara menggunakan file swap sebagai pengganti partisi swap

Jawab :

Sebagaimana partisi swap, Linux juga mendukung sebuah file swap yang dapat anda buat, siapkan dan mount dengan cara yang sama dengan partisi swap. Keuntungan file swap adalah anda tidak perlu mencari partisi kosong atau merepartisi hard disk untuk menambahkan partisi swap

Untuk membuat file swap, gunakan perintah dd untuk membuat sebuah file kosong. Untuk membuat file kosong sebesar 1 GB, ketikkan :

dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=1024 count=1048576

/swapfile adalah nama dari file swap, dengan besar 1048576 kilobyte = 1 GB

Baca lebih lanjut…

Tanya 90 : Mengenal file /etc/sudoers


Tanya :

Apa guna file sudoers ? Bagaimana cara mengedit file sudoers ?

Jawab :

Karikatur tentang Sudo (sumber : go2linux.org)

Dua manfaat dari penggunaan sudo setidaknya adalah

  • Keamanan dan wewenang
  • Adanya log laporan akan hal apa saja yang dilakukan oleh pengguna.

Kita pun dapat melakukan pengeditan pada file sudoers yang terdapat di direktori /etc

Untuk keamanan, jangan mengedit langsung file tersebut dengan editor seperti gedit atau nano, gunakan visudo, karena visudo akan otomatis memberitahukan jika ada kesalahan syntax pada file yang jika dibiarkan dapat mengakibatkan error pada sistem anda.

Baca lebih lanjut…

Tanya 76 : Isi direktori /usr


Tanya :

Apakah isi direktori /usr ?

Jawab :

Sejauh ini /usr biasanya berisi data share yang terbesar pada sistem.  Karenanya, direktori ini adalah salah satu direktori terpenting di sistem karena berisi binary user, dokumentasinya, library, file-file header, dll. X dan library pendukungnya juga dapat ditemukan disini. Program pengguna seperti telnet, ftp dll juga ditempatkan disini.

Pada implementasi Unix asli, /usr adalah tempat direktori /home berada. (Berarti /usr/namaanda sama dengan /home/namaanda).

Pada sistem Unix yang ada saat ini, /usr adalah tempat program-program dan data “user-land” (sebagai lawan dari program-program dan data-data “system-land”). Namanya tidak berubah, tetapi maknanya dipersempit dari “segala sesuatu yang berhubungan dengan pengguna” menjadi “program-program dan data yang dapat digunakan oleh pengguna”. Dengan demikian, beberapa orang mungkin kini merujuk direktori ini sebagai “User System Resources” dan bukan “user” dalam arti awal ia ditujukan.

/usr/bin

Direktori ini berisi sebagian besar binari sistem anda. Executable program di direktori ini sangat beragam, misalnya vi, gcc, gnome-session dan mozilla dapat ditemukan disini

/usr/doc

Direktori pusat dokumentasi. Dokumentasi biasanya ditempatkan di /usr/share/doc dan ada link yang menuju kesana.

/usr/etc

Secara teoritis, ini adalah direktori lain untuk file-file konfigurasi. Secara virtual tidak digunakan lagi saat ini.

/usr/games

Direktori ini berisi file-file game jaringan. Jarang digunakan saat ini.

/usr/include

Direktori berisi “file-file header”, dibutuhkan untuk kompilasi source code oleh pengguna

/usr/lib

Direktori ini berisi librari program. Library adalah koleksi rutin program yang sering digunakan.

/usr/local

Ide awal direktori ini adalah memiliki direktori /usr (lokal) yang terpisah pada setiap mesin selain direktori /usr, yang mungkin dimounting dengan status read only. Direktori /usr/local menyalin struktur dari /usr. Saat ini, direktori /usr/local dianggap sebagai tempat yang paling baik untuk menyimpan program-program yang dikompail sendiri atau program-program pihak ketiga. Hirarki /usr/local adalah untuk digunakan oleh administrator sistem ketika menginstall program secara lokal. Program tersebut mestilah aman untuk ditulis lang ketika software sistem diupdate. Ia dapat juga digunakan oleh program dan data yang bersifat shareable antara sekelompok host, tetapi tidak ditemukan di direktori /usr. Software yang terinstall secara lokal mestilah ditempatkan di dalam /usr/local bukan di /usr, kecuali jika ia ditujukan untuk mengganti atau menimpa software yang ada di /usr

/usr/sbin

Direktori ini berisi program-program untuk keperluan administrasi sistem, yang berarti dijalankan oleh ‘root’. Seperti direktori /sbin, ia bukanlah bagian dari $PATH user. Contoh binari yang ditempatkan disini adalah chroot, useradd, in.tftpd dan pppconfig.

/usr/share

Direktori ini berisi file-file “shareable” dan bersifat architecture-independent (docs, icons, fonts dll). Perlu dicatat bahwa /usr/share secara umum tidak ditujukan untuk digunakan bersama oleh sistem operasi yang berbeda atau oleh rilis yang berbeda dari sebuah sistem operasi. Setiap program atau paket yang berisi data yang dibutuhkan, yang tidak perlu dimodifikasi sebaiknya ditempatkan di /usr/share (atau /usr/local/share jika diinstall secara lokal). Direkomendasikan untuk membuat subdirektori di bwah /usr/share untuk keperluan tersebut.

/usr/src

Ini adalah sub direktori linux yang berisi source kernel Linux, file-file headernya dan dokumentasinya

Demikian penjelasan umum tentang direktori /usr. Semoga bermanfaat

Tanya 70 : Mengenal file fstab


Tanya :

Apa fungsi file fstab ?

Jawab :

fstab adalah file konfigurasi yang berisi informasi semua partisi dan perangkat storage di komputer anda. File ini ada di dalam direktori /etc, jadi bisa diakses dengan /etc/fstab

fstab berisi informasi dimana partisi dan perangkat storage anda di”mount” dan bagaimana ia di”mount”. Jika anda tidak dapat mengakses partisi Windows anda dari Linux, atau tidak dapat me”mount” CD anda sebagai pengguna normal, atau ada masalah dengan CD-RW anda, anda mungkin mengalami kesalahan konfigurasi /etc/fstab. Jadi anda dapat memperbaikinya dengan mengedit file fstab.

Baca lebih lanjut…

Tanya 17 : Diagram File System di LINUX


Tanya :

Mas Lanjutin pembahasan tentang File System LINUX-nya dong … Bisa dibuat semacam diagramnya ndak ?

Jawab :

Ini ada gambar lama, tapi mungkin masih relevan untuk menggambarkan hierarki file system di LINUX
Mudah-mudahan bisa kita lanjutkan terus ya.

%d blogger menyukai ini: