Intel ingin Open Source ada pada Program Riset Universitas

H-Online.Com – Industri telah lama mensponsori penelitian di universitas, tapi Intel baru saja membawa sebuah terobosan baru ke dalam proses itu : Open Source.

Semenjak Januari, Intel telah mendanai tiga universitas di Amerika Serikat untuk menempatkan empat ISTC (Intel Science and Technology Centers) dengan total biaya sekitar 2,5 juta dollar per tahun untuk lima tahun bagi penelitian komputasi cloud, embedded, secure and visual.

Sementara jika pada masa lalu, kebijakan hak karya intelektual akan membuat beberapa perbedaan antara universitas dan sponsor, maka Intel telah menspesifikasikan bahwa kebijakan hak karya intelektual mereka adalah membuat perangkat-perangkat lunak yang signifikan bersifat Open Source dan tidak mempatenkan file-file yang ada, tetapi mempublikasikan seluruh penemuan yang dapat dipatenkan tersebut. Walau ada  kenyataan yang menunjukkan bahwa tidak seluruh hak karya intelektual yang disertakan ke dalam proyek bisa tercakupi oleh kebijakan tersebut dan Intel akan menegosiasikan kesepakatan terpisah dengan masing-masing universitas.

Saat ini, program pembiayaan tersebut hanya berlangsung di Amerika Serikat, yakni di Stanford (Visual Computing), Berkeley (Secure Computing) dan dua proyek di Carnegie Mellon (Cloud Computing dan Embedded Computing). Intel berharap ITSC akan membuat komunitas riset yang baru dimanan aliran informasi dan penelitian menjadi lebih bebas.

Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog https://tanyarezaervani.wordpress.com