Kekuatan itu Bernama Open Source

Oleh : Muhammad Afif Effendi

“Lahir” dari seorang ‘bapak’ bernama Rasmus Lerdorf, PHP sebagai salah satu bahasa pemrograman memulai eksistensinya di tahun 1995[1]. Dalam perjalanannya PHP mengalami kemajuan dan perkembangan pesat, utamanya bagi dunia pemrograman. Paling tidak kini sudah banyak kita temui situs web yang menggunakan PHP sebagai basis bahasa pemrogramannya.

Wikipedia menuliskan bahwa PHP sebagai bahasa open source dapat digunakan di berbagai mesin(Sistem Operasi). Dengan kata lain, dengan menggunakan bahasa ini (PHP, pen), kita tidak perlu dipusingkan soal pergantian lingkungan OS, dan dengan bebas kita dapat merangkai ‘kekuatan’ dalam pengembangan aplikasi berbasis PHP.

Sebagai bahan perbandingan,kita dapat membandingkan PHP dengan ASP atau Active Server Page, bahasa pemrograman web dinamis yang diproduksi oleh Microsoft. Walaupun sama-sama memiliki kelebihan karena kode tidak dapat dilihat pada sisi client, tapi PHP tetap memiliki kelebihan. Apa itu? Free alias gratis. Bukan hal yang sepele, dengan adanya jaminan free ini, para pengembang web menjadi tidak terbebani masalah bayar-berbayar. hehehe🙂

WordPress merupakan salah satu contoh kekuatan lain dari pengguna kekuatan PHP (dan MySQl, pen). Sebagai aplikasi yang digunakan sebagai blog engine, WordPress mulai beroperasi di tahun 2003[2]. Sebagai mana PHP, WordPress juga merupakan aplikasi gratis yang dapat diunduh dari situsnya, TANPA SEPESER PUN kita harus membayar. Soal kehandalan WordPress tidak perlu diragukan lagi. Aplikasi karya Matt Mullenweg dan teman-temannya ini sudah digunakan lebih dari separuh situs di dunia[3]. Pada halaman WordPress disebutkan bahwa dari 58.060.104 situs di dunia, separuhnya menggunakan WordPress! Dan bahasa Indonesia menempati urutan keempat sebagai bahasa yang paling banyak digunakan oleh pengguna WordPress, jadi ikut bangga dan terharu…🙂

Isu Pembajakan di Indonesia

Tidak bisa kita tutupi lagi mengenai isu pembajakan di Indonesia, khususnya dalam pembajakan software(kecuali Pembajakan Sawah.😀 ). Detiknet menuliskan bahwa pembajakan software di Indonesia dari tahun ke tahun tidak menunjukkan angka penurunan, malah stagnan[4]. Maka dengan menggalakkan penggunaan software berbasis Open Source, minimal usaha untuk meminimalisir pembajakan sudah kita lakukan dalam wujud langkah nyata. Dan menjadi warga negara yang patuh hukum dong…🙂

Maka, masih ragukah anda ‘bergulat’ dengan Open Source? [Afif E.]

sumber rujukan:
[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Php
[2] http://id.wikipedia.org/wiki/WordPress
[3] http://en.wordpress.com/stats/
[4] http://www.detikinet.com/read/2011/05/30/123226/1649977/398/mengapa-pembajakan-software-di-indonesia-tetap-tinggi