Parlemen Uni Eropa Pertimbangkan Perangkat XML Open Source untuk Dokumen-dokumen Legal

H-Online.Com – Berdasarkan laporan dari OSOR.EU, beberapa parlemen di Uni Eropa, termasuk Inggris, sedang mempertimbangkan penggunaan form standar berbasis XML dan editor XML open source untuk memproduksi dokumen-dokumen serta teks-teks legal. Sistem yang sedang dipertimbangkan adalah Bungeni dan Akoma Ntoso dari Afrika dan xmLeges serta NIR dari Italia.

Bungeni yang berbasis Open Source dipresentasikan di parlemen Inggris pada bulan Maret tahun ini. Yang ikut hadir adalah ICT Parlemen, Seksi Hansard, serta Departemen Informasi dan Penjadwalan. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk melakukan analisa tentang bagaimana parlemen Inggris dapat menyediakan dukungan dan pendampingan teknis untuk proyek Bungeni. Proyek tersebut menyatakan bahwa satu dari tujuan mereka adalah membuat parlemen menjadi lebih terbuka kepada warga negara, sesuai dengan nama proyek itu sendiri “Bungeni” yang berasal dari bahasa Kishwahili yang berarti “yang ada di dalam parlemen”.

Departemen IT Eropa tahun lalu memvalidasi framework XML Akoma Ntoso XML sebagai pilihan yang cocok untuk digunakan oleh parlemen Eropa. Framework tersebut, dikembangkan bersama-sama dengan editor Bungeni, adalah serangkaian standar untuk “representasi teknologi elektronik netral bagi lembaga parlemen, legislatif dan yudikatif dalam penyediaan e-service”. Proyek ini berjalan dengan pendanaan dari Lembaga PBB untuk Hubungan Ekonomi dan Sosial. (UN DESA)

xmLeges adalah “Perangkat Aplikasi untuk Legal Drafting” berbasis Open Source yang dirancang oleh otoritas publik Italia, ITTIG (the Institute of Legal Information Theory and Techniques in the city of Firenze), ia juga dikembangkan bersama-sama dengan suatu rangkaian XML, yaitu proyek NIR (Norme In Rete, Laws on Line).

Artikel di OSOR.EU menekankan bahwa para spesialis  Akoma Ntoso dan xmLeges akan bertemu di Lex SummerSchool yang akan datang, “Pelatihan Panjang Selama Seminggu dalam penerapan standar ICT untuk lembaga legislatif, yudikatif, parlemen dan dokumen-dokumen administratif” yang akan dilangsungkan pada 5 hingga 11 September di Ravenna, Italia.

Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog https://tanyarezaervani.wordpress.com

Iklan