Minimnya situs berita Open Source berbahasa Indonesia, membuat penulis tergerak untuk mencantumkan kolom berita di blog ini. Berita akan diambil dari berbagai sumber di Internet, diterjemahkan ke Bahasa Indonesia agar bisa menjangkau lebih banyak pihak. Seperti ruang tanya jawab yang mencapai 4 artikel baru setiap harinya, berita-berita juga insya Allah akan diupdate secara harian di blog ini. Berita-berita hanya akan dimuat di KATEGORI BERITA dan selalu dibuat menempel di bagian paling atas Blog ini. Semoga menjadi sumbangsih kecil bagi dunia Open Source di Indonesia. Selamat menikmati. Artikel asli Berbahasa Inggris dapat dilihat dengan mengklik pranala nama domain di tiap awal artikel.

Raspberry Pi, Komputer Seukuran Cincin yang Menjalankan LINUX

LinuxJournal.Com – Prosessor 700MHz, RAM 256 MB. Anda tentu sudah lama tidak melihat spesifikasi komputer seperti itu. Tapi baru-baru ini sebuah komputer berukuran sebanding dengan cincin diluncurkan di Inggris oleh sebuah perusahaan non profit. Mereka berharap dapat menjualnya dengan harga 25 dollar per satuan, dan yang penting dari semuanya adalah, komputer tersebut menjalankan LINUX.

Ide dari unit kecil ini adalah dapat mengeluarkan output video 1080p ke suatu layar televisi digital. Storage permanen disediakan dalam bentuk slot memory card, dan I/O (keyboard dan mouse) membutuhkan hub USB. Dengan kata lain, walaupun kecil, tapi ia adalah komputer yang dapat berfungsi secara penuh.

Pada website dan informasi di tempat lain, para perancangnya sedang mendiskusikan untuk menjadikannya sebagai terminal akses internet atau beberapa port diset-up untuk mendorong para anak muda yang tertarik pada pemrograman komputer. Salah satu nama besar di belakang proyek ini, David Braben, memulainya dengan eksperimen dengan beberapa komputer rumahan pada awal tahun 80-an, yang umumnya sudah berisi bahasa pemrogramman built-in.

Raspberry Pi Menjalankan Ubuntu 9.04

Untuk sementara spek yang ada bersifat tentatif, tetapi perangkat tersebut akan menggunakan sistem berbasis ARM pada chipnya. ARM sendiri sesungguhnya bukan CPU yang difabrikasi, tapi merupakan pengembang teknologi dan membuat lisensi atas teknologi tersebut. Chip yang dimaksud adalah Broadcom BCM2763. Website perusahaan tersebut mengindikasikan bahwa chip tersebut dirancang untuk perangkat mobile phone.

Dikarenakan performa  MIPS/FLOPS yang sederhana, diragukan bahwa prosessor tersebut dapat bersaing dengan prosessor setara, katakanlah Pentium III yang berjalan di 700MHz. Selain itu prosesor ARM modern di aplikasi desktop cenderung diperuntukkan untuk menghemat energi bukan untuk mengadu kinerja.

Tapi bagaimanapun, harus diingat bahwa benda kecil ini ditujukan untuk menjadi jantung dari telepon modern dengan camcorder dan fitur game mobile, dan tentu saja, memiliki spesifikasi pemrosesan video yang luar biasa. Fasilitas grafis menyertakan OpenGL ES, standar untuk merender grafik 3D pada perangkat mobile, dan juga menyertakan decode video H.264 video. Jadi, tenaga pemrosesan yang relatif rendah dibutuhkan untuk menghindarkan keluarnya perangkat ini dari tujuan awalnya.

Kita semua melihatnya sebagai proyek dengan biaya rendah dan hemat energi seperti kembali ke masa lalu. Harga tersebut dapat dicapai dengan volume manufaktur dalam jumlah tertentu. Didukung pula, meskipun ada penjualan per satuan dalam waktu dekat, indikasi awal itu bukanlah satu-satunya cara mendapatkan perangkat ini. Saya dapat mengerti proyek profil tinggi dengan aspirasi yang sama akan menghancurkan diri mereka sendiri dikarenakan sulitnya membeli mesin, padahal permintaan cukup tinggi. Proyek-proyek seperti ini biasanya tidak dapat mencapai target biaya per unit karena tidak cukupnya volume manufaktur yang diperlukan.

Adalah jelas jika perangkat seperti ini dapat dibawa ke pasaran dengan harga yang ada, ia dapat menjadi solusi yang luar biasa bagi  kesenjangan digital global. Pada saat yang sama, saya yakin banyak para hobbyis yang sudah memiliki komputer, dapat menemukan banyak manfaat dari perangkat seperti ini. Ketika dia sudah ada di pasaran, yang pasti saya akan berusaha membelinya.

(Michael Reed)

Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog https://tanyarezaervani.wordpress.com