Saat Bill Gates Bicara tentang “Free Education”

Oleh : Greg DeKoenigsberg (Chief Technical Officer for the Institute for the Study of Knowledge Management in Education (ISKME)) – http://opensource.com/education/10/1/bill-gates-talks-free-education

Terjemah Bebas oleh Pengelola Blog https://tanyarezaervani.wordpress.com

Anda menyukainya atau tidak, anda akan merasa terkesan pada kualitas diskursus yang dipandu oleh Jon Stewart di National Dialogue. Perbincangannya dengan Bill Gates tentang sistem pendidikan Amerika Serikat mungkin layak ditayangkan dalam acara Charlie Rose – tetapi berapa banyak orang yang akan menontonnya ?

Luangkan waktu anda sejenak untuk menonton video dari acara minggu malam lalu. Jon Stewart mengajukan pertanyaan yang tepat dan saya ulangi kembali disini : “Jika kita tidak memiliki kebebasan untuk sesekali gagal dalam pendidikan, bagaimana bisa menjadi lebih baik ?”Dan Bill menjawabnya dengan sangat baik.

Satu hal disini yang perlu ditekankan adalah ketika Bill Gates berbicara tentang online education, ia mengatakan :

“Kursus online terbaik adalah yang dapatkan anda gunakan secara bebas”  (“Great courses online that you can use for free.”)

Ada perbedaan besar dan sangat penting dalam kata-kata tersebut dibandingkan dengan kata-kata :

“Kursus online terbaik adalah yang bebas” “Great courses online that are free.”

Adalah beda antara “free beer” dan “free speech” — dimana perbedaannya dapat kita pahami dengan baik di dunia keseharian kita.

Perbedaanya adalah antara konten yang dikunci oleh lembaga yang dapat merubah hak penggunaan konten tersebut sekehendaknya, dengan konten yang benar-benar merupakan bagian dari khalayak umum. Perbedaannya adalah antara konten yang dikendalikan oleh segelintir orang, dengan konten yang dapat dirubah, dipadukan kembali, diterjemahkan dan disebarkan ke seluruh dunia.

Guru-guru telah dan sedang memadukan beragam konten pelajaran selama bertahun-tahun. Mereka memfotokopi materi, mereka menemukan materi tambahan yang dapat mereka tambahkan pada inti pelajaran mereka, dan mereka membuat karya yang luar biasa untuk disajikan di depan kelas. Seringkali mereka melakukan hal tersebut dengan mengabaikan hukum kepemilikan (copyright). Bagaimana kemudian para guru dapat melakukan hal tersebut pada konten-konten online ?

Berpindah ke model online semestinya memperkenankan kemungkinan untuk melakukan “sharing” karya-karya hebat – tetapi hal ini tidak akan terjadi jika kita masih menganut filosofi usang yang mengatakan bahwa hanya Penerbit Besar lah yang dapat menyediakan konten yang bagus. Dan justru, hal inilah yang ternyata dipaparkan oleh Bill Gates secara hati-hati dalam kalimatnya “great courses online that you can use for free”

“Tersedia secara bebas” (“Freely available”) tentunya adalah sebuah perbaikan dari status quo, tetapi hal tersebut adalah sesuatu yang berbeda daripada sekedar “Free” (Bebas). (rezaervani@gmail.com)

Iklan