Sistem Unix-like umumnya memiliki pustaka (library) C dalam bentuk shared library, tetapi file-file header (dan perangkat kompiler) bisa saja tidak disertakan pada saat instalasi, sehingga pengembangan program C tidak dimungkinkan.

Pustaka (library) C di sistem Unix-like adalah bagian dari sistem operasi. Fungsi-fungsi C, termasuk Standar ISO C, digunakan di berbagai program yang ada, dan bukan sekedar implementasi bagian dari bahasa C saja, tetapi juga merupakan bagian dari antarmuka sistem operasi. Sistem operasi Unix-like umumnya tidak dapat berfungsi jika library C dihapus.

Berbeda dengan Windows, bagian utama sistem dynamic library (DLLs) tidaklah menyediakan implementasi dari pustaka C standar. Implementasi ini disediakan oleh masing-masing kompiler secara terpisah. Aplikasi dalam bahasa C yang sudah terkompilasi biasanya secara statis terhubung dengan suatu library C, atau terhubung dengan versi dinamis dari libary yang dikemas bersama dengan aplikasi tersebut, bukan ada di sistem targetnya. Fungsi-fungsi pustaka C pada sebuah kompiler tidaklah dianggap sebagai bagian dari antarmuka Microsoft Windows.

Bersambung (rezaervani@gmail.com)

Serial Sebelumnya :